Pertanyaan, Permasalahan Beserta Jawaban Ketika Mengurus e-KTP

Pertanyaan, Permasalahan Beserta Jawaban Ketika Mengurus e-KTP

 

BEBERAPA HAL TEKNIS SEPUTAR E-KTP
 
Kabid Mobilitas Penduduk Disdukcapil Kota Bandung, Iwan,saat on air di PRFM (26/5) Mengatakan :
 
1. DATA YANG SALAH DI KTP LAMA
 
Data yang salah di KTP lama bisa langsung di perbaiki langsung saat perekaman data yakni dengan revisi teknis sistem perekaman data KTP elektronik (e ktp) di setiap kecamatan, oleh petugas operator, sebetulnya dulu ada digital scanner untuk mengatasi hal ini, namun alat ini belum turun dr pemerintah pusat. Persyaratan untuk memperbaiki data saat perekaman data selain membawa undangan adalah dengan membawa dokumen-dokumen pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, atau surat nikah.
 
2. APAKAH Kartu Keluarga (KK) HARUS DIGANTI DENGAN YANG BARU UNTUK DATA E KTP ?
 
Tidak semua, yang harus diganti adalah Kartu keluarga (KK) yang masih Simduk (Sistem informasi manajemen kependudukan) yang menjadi KK Siak (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). Perbedaan KK Simduk dan Siak salah satunya terletak di kode dan NIK, untuk KK Siak kode adalah 32. Warga yang KK nya masih Simduk dengan kode awal 10, maka laporlah pada bagian pelayanan reguler Siak di tingkat kecamatan, supaya NIK segera disesuaikan, barulah minta informasi kapan bisa dilakukan perekaman data.
 
3. WARGA PENDATANG BAGAIMANA?
 
Tergantung, apakah pendatang tersebut hanya bertamu atau menetap. Bagi yang memilih menetap, namun sudah melakukan perekaman di tempat asal, maka tidak perlu melakukan lagi di tempat baru. Namun bagi mereka yan
Irma Saktiani: yang belum, maka lakukanlah proses perekaman data di kecamatan tempat tinggal sekarang,dengan melapor sebagai warga baru, sertakan dengan surat pindah, untuk dimasukan terlebih dahulu ke server. Ingat, mereka yang hanya menetap hanya setahun maka buatlah STKS (Surat Keterangan Tinggal Sementara) di kantor Disdukcapil, jika lebih dari 2 atau 3 tahun maka pindah saja menjadi warga tetap, untuk kepentingan pengurusan hal-hal lainnya.
 
4. BUTUH KTP MENDESAK UNTUK PEMBUATAN PASSPORT DAN MENIKAH
 
Memang, kenyataan di lapangan, begitu banyak beban di kecamatan seputar administrasi kependudukan, karena program pelayanan Siak dan e ktp, sehingga proses pembuatan KTP membutuhkan waktu lebih lama. Jika warga benar-benar membutuhkan KTP dalam kondisi mendesak, cobalah meminta percepatan untuk berkoordinasi dan komunikasi baik dengan petugas kecamatan.
 
5. DAPAT UNDANGAN DARI KECAMATAN YANG LAMA
 
Jika ada warga yang sudah pindah rumah ke kecamatan lain dalam satu wilayah, namun tetap mendapat undangan dari kecamatan lama, disarankan lakukanlah perekaman di kecamatan yang lama, tentunya e ktp ambil kembali di kecamatan yang lama. Jangan lupa lapor dan sesuaikan data dengan kecamatan yang baru.
 
6. BELUM BISA HADIR DI KECAMATAN, PADAHAL TANGGAL UNDANGAN SUDAH LEWAT
 
Aturan proses perekaman data tidak kaku, kalaupun hadir setelah lewat dari tanggal undangan tidak akan menjadi masalah. Inilah pentingnya berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik dengan pihak kecamatan, jika memang sibuk dan tidak bisa hadir sesuai jadwal yang tertera di undangan, mintalah waktu lain untuk ikut perekaman data.
 
 
 
 
 
 
1
 
 
 
 
 
 
 
 
references by facebook.com/prfmnews
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Sabtu, 26 Mei 12 - 19:25 WIB
Dalam Kategori : E-KTP, SOLUSI PERMASALAHAN PERTANYAAN SAAT SEDANG MENGURUS E-KTP, PERMASALAHAN BESERTA JAWABAN KETIKA MENGURUS E-KTP
Dibaca sebanyak : 5997 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback

My Social-Net Accounts, You can Follow.. mungkin suatu hari nanti kita berjodoh (‾⌣‾)♉
ADS & Sponsor
Posting Terbaru Lainnya
Last Visitors
POLLING
TRANSLATOR
Pengenalan
Kategori
Alexa Rank