Situs Web Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Terkena Deface Hacker

Situs Web Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Terkena Deface Hacker
Jember Hacker Team Sempat Meretas Situs Presiden SBY
 
Halaman presidensby.info yang menjadi salah satu penyampai informasi dan berita terkait Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke masyarakat, sempat diretas oleh kelompok yang menamakan dirinya jemberhacker team.
 
 1
 


Saat dibuka ANTARA pada Rabu pukul 11.30 WIB, laman presidensby.info menampilkan latar belakang hitam dengan tulisan warna hijau di bagian atas 'Hacked by MJL007", sementara di bawahnya sebuah logo dan tulisan 'jemberhacker team' berwarna putih.

"This is a payback from member hacker team," demikian tulisan yang tertera di bawah layar berlatar belakang hitam tersebut. Saat membuka laman tersebut, juga terdengar latar belakang suara musik.

Namun saat pukul 14.30 WIB, laman tersebut kembali dapat berfungsi dengan baik.

Juru Bicara Presiden Julian Aladrin Pasha melalui pesan singkat mengakui, pada pagi sempat terjadi gangguan pada laman presidensby.info, namun hal itu kini telah diatasi dan berjalan dengan normal.

"Namun hal itu bukan terjadi pada webmaster kami, melainkan di beberapa provider," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi serta kepolisian terkait hal ini.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Kemeninfo dan Reskrim Polri, sekiranya ada hal atau tindakan yang perlu diambil," katanya.
 
 
 

Roy Suryo: Dua Tahun Lalu Situs Presiden SBY Diserang hacker

 

Situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono(SBY),  http://www.presidensby.info berubah tampilan. Situs yang biasanya memuat kegiatan presiden ini, hanya menampilkan layar hitam dan tidak bisa membuka konten-konten di dalamnya.

Dalam situs SBY tampak bertuliskan jemberhacker.web.id dan layar hitam, serta tulisan "! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team."

pakar telematika dan anggota Komisi I DPR Roy Suryo mengungkapkan kejadian ini persis yang terjadi dua tahun lalu. Artinya sudah dua kali situs  Http://www.presidensby.info.

"Kasus yang terjadi pada presidensby.info kemarin siang itu persis yang terjadi sekitar 2 tahun yang lalu. Kalau situs presidensby.info setahu saya waktu saya di supervisor, seringkali terjadi serangan pada situs," ungkap Roy Suryo saaty ditemui Tribunnews.com, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Lebih lanjut Roy menjelaskan, sebenarnya kerja hacker yang "menghantam" situs Presidensby.info tidak pernah menyerang pada situs asli.

"Namun kadang-kadang kita punya situs dan banyak orang akses lewat server yang lain. Jadi yang di-hack itu jalannya. Jadi situsnya sih ngak kena. Jalan di situs yang seolah-olah dibelokan. Misalnya, presidensby.info dialihkan apa," jelasnya.

 
 
 

Hacker Situs Presidensby.info Bisa Terjerat UU ITE

Hacker pembobol situs pribadi milik Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bisa terseret kasus hukum. Mengacu pada UU ITE, hacker tersebut bisa dijerat Pasal 35 dengan hukuman 12 tahun penjara.

Demikian Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo, Gatot S. Dewa Broto mengatakan saat dihubungi Liputan6.com via telepon, Kamis (10/1/2013).

Terkait kasus ini, Gatot mengatakan pihak Kepresidenan telah berkoordinasi dengan Kominfo dan ID SIRTII. "Kami tentu saja akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian Unit Cyber Crime," kata Gatot.

Ia menambahkan, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha sudah meminta bantuan ke Kominfo untuk menyelidiki masalah ini. Namun memang baik Kominfo maupun pihak kepolisian belum menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya mengingat ini merupakan persoalan beda negara.

Seperti diberitakan sebelumnya, hacker yang men-deface situs Presiden SBY bukanlah berasal dari Jember. Setelah dilacak, IP-nya ternyata berasal dari salah satu negara bagian di Amerika Serikat.

Pasal 35 UU ITE sendiri menyebutkan: "Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan manipulasi, penciptaan, perubahan, penghilangan, pengrusakan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik dengan tujuan agar informasi elektronik dan atau dokumen elektronik tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik". 

Jika terbukti bersalah, sebagaimana disebutkan dalam Pasal 51 ayat (1) UU ITE, maka pelaku bisa dikenakan hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak Rp 12 miliar. 

Senada dengan Gatot, Rapin Mudiardjo selaku pengacara yang juga Legal Director ICT Watch menilai perbuatan hacking termasuk melanggar UU ITE karena memasuki sistem orang lain tanpa ijin.

Ketika ditanya apakah perbuatan hacker itu bisa terancam pasal lain, misalnya pencemaran terhadap simbol-simbol negara, Rapin berpendapat dari sisi hukum tidak mungkin kena karena situs presidensby.info bukan situs negara tetapi situs pribadi. 

"Di pasal UU ITE tidak ada pembedaan antara pribadi atau negara, hanya menyebutkan akibat yang ditimbulkan," tandasnya. 
Hacker Situs Presidensby.info Bisa Terjerat UU ITE
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
references by suara pembaharuan, kontan, tribun news, liputan 6
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Jumat, 11 Januari 13 - 06:36 WIB
Dalam Kategori : HACKER, DEFACE, HACKER CRACKER NEWS INFO, SITUS WEB PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO SBY TERKENA DEFACE HACKER, AGUNKZSCREAMO
Dibaca sebanyak : 3651 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback

My Social-Net Accounts, You can Follow.. mungkin suatu hari nanti kita berjodoh (‾⌣‾)♉
ADS & Sponsor
Posting Terbaru Lainnya
Last Visitors
TRANSLATOR
Pengenalan
Kategori
Alexa Rank